Rabu, 10 April 2013

Ada yang salah dengan negeriku ini

Baru-baru ini ada salah satu berita yang membuat hati saya tergelitik, yaitu berita tentang penyerbuan lapas cebongan, seleman, yogyakarta yang mengakibatkan empat narapidana tewas, dan ternyata oknum dibalik penyerbuan itu adalah para anggota kopasus. Modus dibalik penyerbuan lapas tersebut adalah  rasa solidaritas para pelaku terhadap teman (komandannya), dimana para korban adalah para preman tersangka penganiayaan  yang menewaskan  satu orang yaitu sertu santoso yang notabene adalah anggota kopasus kandang menjangan kartasura.
mungkin dari berita tersebut memang tidak ada hal yang terlalu aneh selain para oknum yang seharusnya menjaga kedamain NKRI tetapi malah bertindak kriminal.Tapi dampak dari berita dan tindakan para  oknum tersebut yang membuat hati saya sedikit miris, dimana para masyarakat yogyakarta ramai-ramai memasang s
panduk yang berisikan dukungan atas tindakan "pembunuhan" tersebut.
(cie bapak sepeda kuning  sok baca spanduk *salah fokus)

Mungkin itu semua dampak karena masyarakat yogyakarta sudah muak dengan semua tindakan premanisme yang ada di wilayah mereka, tapi apakah sebuah dukungan terhadap suatu tindakan pembunuhan adalah hal yang wajar?, apakah mereka lupa bahwa korban tersebut juga memiliki keluarga seperti kita ?. secara tidak langsung masyarakat di yogyakarta seakan-akan "menghalalkan" pembunuhan demi kebaikan, tetapi kebaikan seperti apa?, kebaikan yang membuat salah satu keluarga menangis histeris karena melihat anggota keluarganya terbujur kaku di dalam peti mati?. saya disini bukan pro terhadap premanisme, tapi saya cuman menyayangkan tindakan "aneh" masyarakat yang mendukung aksi pembunuhan tersebut. saya setuju atas pembasmian premanisme tapi bukan pembunuhan masal terhadap para preman, dan dari berita-berita tersebut saya merasa ada yang salah dengan negeriku tercinta ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar