Ditengah malam sewaktu nunggu pertandingan bola,gw coba mengganti-ganti chanel tv,karena gw udah lama gak nonton film india,akhirnya dengan keadaan sadar dan penuh keteguhan hati,gw memilih salah satu chanel yang nayangin film india
Dan beruntungnya gw,film yang gw tonton bukan bercerita tentang kisah cinta klise yang banyak mengumbar air mata,tp kisah film yang gw tonton itu tentang seorang anak yang terkena disleksia dimana lingkungan dari sang anak tersebut memaksa sang anak untuk menyerah,tetapi hal itu berubah ketika sang anak dipindahkan kesebuah sekolah asrama oleh ayahnya,dan bertemu guru baru yang memahami masalah sang anak...*selengkapnya tonton aja ndiri filmnya hahaha
Disalah satu dialog,sang guru berbicara kepada orang tua murid tsb "bahwa di pulau solomon,para penduduk tidak menebang pohon dengan kampak atau gergaji,melainkan mereka mengelilingi pohon lalu meneriaki dan mencaci pohon tersebut,lalu beberapa hari kemudian pohon itu kering dan mati. Jika pohon bisa mati karena triakan dan cacian...,apa lagi anak kecil?"
Disini gw teringat semasa kecil gw,gw hampir selalu didik dengan triakan dari bokap gw,tak hanya triakan,kadang tak jarang hukuman fisik di berikan ke gw...,tp gw bersyukur punya bokap yang tegas,keras dan disiplin...,dan gw juga bersyukur punya nyokap yang lembut,penuh kasih sayang dan penyabar...
Terkadang dalam mendidik seorang anak kita tdk bisa terlalu lenjeh dan baik hati,kadang kita juga memerlukan ketegasan dan kedisiplinan dan itu lah yang orang tua gw terapkan sewaktu mendidik gw dan saudara2 gw...
Dulu gw sempat berpikiran benci ama bokap gw,yang seolah-olah dia gak sayang gw,tp seiring bertambah dewasanya gw,gw jadi salut ama bokap,beliau rela mengambil peran antagonis yang akan dibenci oleh anak2nya,asalkan sang anak belajar sesuatu dari apa yang beliau lakukan...,beliau mengajarkan apa itu bangkit dari kegagalan,tak mempedulikan orang2 yang meragukan mu,mencoba membuktikan kalo kamu mampu...dll
Terimakasih yah atas didikanmu selama ini...,tp maaf mungkin aku tak akan menggunakan metodemu untuk mendidik anak ku kelak...,karena aku tak mampu untuk melihat anakku akan membenciku walau hanya untuk sementara
Love you yah,bu
*Eh ngomong2 gara2 tu film india,gw jadi kelewatan ntn siaran bola lho,alhasil gw g jd ntn siaran bola hahaha