http://intim.news/2018/03/usai-ijab-kabul-mempelai-pria-di-ambon-dianiaya-tamu-undangan/
Hay kamu, iya kamu yang dulu kita pernah dekat tapi tak pernah terikat, kamu masih ingat ga di 17 desember 2016?. Dulu kamu pernah mengejutkan ku dengan mendeklarasikan bahwa dirimu telah memiliki kekasih, saat itu aku terkejut, bahagia dan juga sedih... Iya sedih, karena pada saat yang bersamaan Indonesia juga harus kalah 2-1 dengan Thailand di Final Aff 2016. Kamu ingat ga tulisanku tentang itu? Dimana aku mengibaratkan Indonesia yang kalah dengan aku yang patah?, dimana aku memetaforakan kegagalan yang sama, dimana aku menarik kesimpulan bahwa tuhan tidak mengutus kita untuk berhasil namun untuk berusaha, masalah hasil belakangan. 😅
Kini di awal menuju pertengahan tahun kamu mengejutkan aku lagi, saat ku membuka instagram lalu muncul postingan story kakak mu berbaju jawa komplit dengan pepak bahasa jawa dan guru bahasa jawanya (mencoba melucu 😅) disitu aku sudah mulai tahu ada yang tak wajar, ga mungkin dong kalau Mas Ryan ikut lomba kartinian di bulan maret?, hal itu didukung dengan beberapa postingan story segelintir temen mu dengan me-ngetag namamu dengan caption "samwa ya". Disaat itu aku menyadari saatnya pun tiba, saat dimana kamu telah memilih pemberhentian terakhir dan pengabdian selamanya kpd suami pilihanmu itu.
kali ini aku masih tetap kaget dan bahagia,....sedih? Kali ini tidak.. Krn aku tahu inilah yang kamu tunggu. Kamu pernah bercerita kepadaku tentang kekhawatiran orang disekitarmu tentang "percintaan mu" Dimana ayah, ibu dan beberapa temanmu yang bertanya tentang status "single" Mu, kini kamu telah menutup pertanyaan itu dengan sebuah jawaban yang sangat manis, semanis senyuman mu saat kita bertatap mata di depan tangga Gedung FE lantai 3.
Kamu juga pernah bilang saat dulu kita telponan, bahwa mungkin saat dirimu sudah memiliki pasangan km ga akan bisa telpon/komunikasi intens dengan lawan jenis, itu krn komitmen mu menjaga kepercayaan dan hati pasangan mu maka untuk itu aku menulis ini, aku hanya ingin mengucapkan selamat atas pernikahanmu dan mas mas itu yang lebih tinggi dari aku itu hahahaa, semoga rumah tangga kalian sakinah, mawadah, warahmah dan selalu diberi serta memberikan kebahagian bagi alam semestasemesta. Oh iya terimakasih ya telah menjadi perantara perkenalan aku dengan kakak mu mas ruayieen dimana dari beliau aku tahu sedikit banyak ilmu dan sudut pandang baru. Aku memang jarang menyamber twit/postingan ig beliau tp aku selalu memantau isu isu baru yang beliau twit/retwet. Terimakasih juga pada waktu itu menjadi pendengar curhatku dan sedikit menyembuhkan luka akibat si Teletubbies yang membuat ku lemah dan tak berdaya hahaha.
Kini baru kusadari waktu berjalan begitu cepat saat semua tak sesuai harap (tsaaaaaaaaaahhhhhhhh apik ig). Sekali lagi terimakasih
Ttd Kembaran Joe Taslim
Selasa, 02 Juni 2020
Kekalahan (trilogi 1)
https://www.rappler.com/indonesia/olahraga/155876-kalah-piala-aff-2016-timnas-indonesia-bonus
17 desember 2016, tepat di hari ulang tahun mu ke 29 terdapat dua kabar yang mengejutkan. yang pertama Tim nasional sepakbola indonesia gagal menjuarai piala aff 2016. Timnas harus takluk 2-0 di kandang thailand walaupun sebelumnya berhasil menang 2-1 di indonesia, tak jauh beda dengan kabar pertama, kabar kedua juga tak kalah mengejutkan bahwa kini dirimu... Iya kamu yang dulu aku idamkan untuk menjadi pasanganku kudapati telah memiliki pasangan. Senang, sedih dan kaget bercapur menjadi satu... Ku tahu aku telah memiliki pasangan.. Tapi kau tetap masih menjadi "pasangan" impian ku karena sosokmu mengingatkan ku akan ibuku.
17 desember 2016, tepat di hari ulang tahun mu ke 29 terdapat dua kabar yang mengejutkan. yang pertama Tim nasional sepakbola indonesia gagal menjuarai piala aff 2016. Timnas harus takluk 2-0 di kandang thailand walaupun sebelumnya berhasil menang 2-1 di indonesia, tak jauh beda dengan kabar pertama, kabar kedua juga tak kalah mengejutkan bahwa kini dirimu... Iya kamu yang dulu aku idamkan untuk menjadi pasanganku kudapati telah memiliki pasangan. Senang, sedih dan kaget bercapur menjadi satu... Ku tahu aku telah memiliki pasangan.. Tapi kau tetap masih menjadi "pasangan" impian ku karena sosokmu mengingatkan ku akan ibuku.
Mungkin dari dua berita diatas aku dapat menarik kesimpulan, bahwa Tuhan tidak mewajibkan kita untuk menang, Tetapi Tuhan mewajibkan kita untuk usaha. Seperti Timnas Garuda yang berusaha sekuat tenaga untuk meraih piala Aff 2016, seperti itu juga ku pernah berusaha demi mendapatkan "sedikit" perhatian mu dan walaupun kedua hal tersebut membuahkan hasil yang tidak kita harapkan tapi setidaknya kita (aku dan timnas) pernah berusaha.
Selamat untuk Thailand dengan gelar juara aff 2016 dan selamat untuk dia yang berhasil menaklukkan mu... Dari aku yang pernah mengupayakan mu menjadi pasanganku
Langganan:
Postingan (Atom)

